Rabu, 21 Januari 2015

Bubocils

Assalamualaikum man teman, Boleh ya saya sharing tentang salah satu kegiatan yang sering saya lakukan ketika weekend tiba.
Saya banyak menghabiskan waktu di hari sabtu & minggu bersama orang-orang tercinta, keluarga dan teman-teman..Silaturahmi sana sini..*demenMainDenkAslinya ahahahahaa.
2 tahun terakhiran ini Alhamdulillah saya seperti mendapat durian runtuh..Rezeki berupa banyaknya keponakan lucu-lucu, pintar, dan menggemaskan yang lahir dari rahim teman-teman saya. Ahh..Senangnya :*
Teman-Teman yang mana? Teman-Teman yang dipertemukan lewat jalan cerita yang indah, melalui Training ESQ hingga saya bisa berteman baik juga dengan semua mas & mbak di Komunitas Semangat Donk Indonesia yang sekarang juga aktif sebagai penggiat maiyah Juguran Syafaat Purwokerto. Dari dulu hingga sekarang kami sering berkumpul dirumah kedua kami yaitu di Griya Satria Purwokerto Blok L No.22, atau sering kami sebut L22.
*hayooo...siapa yang ngga kangen L22 coba? Rumah kedua buat semua umat hahahaaa.
Persahabatan kami tak ditempuh setahun, dua tahun tapi sudah hampir 7 tahun. Bahkan didalamnya ada yang sahabatan dari TK sampai sekarang sudah menikah dan pada punya anak. Tak hanya teman perempuan yang kudapati tapi banyak juga teman laki-laki, terus asal kami pun beragam tak hanya dari Purwokerto, Banyumas dan sekitarnya, tapi ada juga yang dari Cirebon, Jakarta, Hingga Palembang...haha TOP!
Sekarang yang masih stay di Purwokerto memang tak sebanyak dulu, tapi Alhamdulillah masih tetap bisa silaturahmi tiap bulan dalam bentuk acara yang beraneka ragam, misal; saya sering bertemu arini, puput, desi, vian saat juguran, saya masih selalu menyempatkan main kerumah mb iswa atau mb defi bebek, Dan paling menyenangkan itu kalau pas ada salah satu dari kami yang menikah, biasanya kita bisa kumpul lagi full team...akkkk miss you much :*



Oia..saya sedang menanti-nanti ada undangan buat kondangan nih..ahahaha..
”opo meh kondangan ketempatku? wkwkwkwkw....” *kaburrr
Kelamaan lah ya kalau harus nungguin moment kondangan, Alhamdulillah setelah pada jadi istri trus punya anak, beberapa dari kita yang masih stay di Purwokerto masih tetap bisa nyempetin bertemu dan berkumpul tiap bulan. Bedanya dulu kalau ketemu yang dibahas seputar persahabatan, pekerjaan dan perjodohan, kalau sekarang yang dibahas soal rumah tangga & anak-anak, sehingga terbentuklah itu sekarang komunitas sekumpulan mamah muda yang rajin saling sharing dengan nama Bubocils (Ibu-Ibu Bocah Cilik).

*kalau nyeritain kalian mah ngga cukup sehari semalam saking indahnya persahabatan kita *tsah hahahahaha.
Saya janji bakalan sering cerita tentang profil dan aktivitas bubocils!
Yuk Ayah, Bunda, Mas & Mba yang disekitaran Purwokerto gabung bersama kami di komunitas bubocils Purwokerto.

Lots Of Love
@bundameta

Minggu, 11 Januari 2015

Menemani

 Menemani Dek Keyla Sekolah

 Menemani Abang Zidan Makan Sore

Keyla Hebat...berani sekolah tanpa ibu :)

Menemukan Ketepatan


Ditengah kesibukan mengutak atik schedule kegiatan fasilitator di sekolah, tiba-tiba ada suara notification dari Whatsapp di HP ku..Cethuk...!
Bu Dewi :“Siang Bu meta..masih suka ngelesin anak sekolah kah? Bisa ngelesin anak kelas 6 SD kah? Atau kalau sibuk mungkin ada rekomendasi teman yang bisa ngelesin? ”
Aku       :“Siang Bu..Oh iya bisa saya bantu carikan bu ”
---Bunda Lien lewat---
Aku :“Rumahnya dimana bu?”
Bu Dewi :“Kutasari”
---Bunda Lien lewat lagi---
Aku : “Bun lien...mau ngelesin anak sekolah ngga? Kelas 6 SD”
Bun Lien : “mau...........anak mana bun?”
Aku : “Kutasari”
Bun Lien : “Wah cepak bun sama purwosari...mau banget kalau gitu” sumringah
Aku : “Ok..Sip..Aku bagikan contact Bun Lien ke orangnya langsung ya”
Bun Lien : “Sip..makasih bunda meta”
Aku : “Sama-Sama bun” ikut senang

Mencoba Iqro..Indah sekali ya cara Alloh menunjukan kasih sayangNya, memberi Rezeki kepada setiap hambaNya dari arah yang tak pernah disangka-sangka.
Mungkin begini nih yang dirasain Mas Agus kala bercerita tentang soal rezeki rokok tengah malam. Selamat “menemukan ketepatan” hidupmu..Iqro..Niteni terus.

Lots of Love
@bundameta


Paling Enak Jadi Anak #2

Pagi ini iseng nongkrongin anak Play Group main pasir, ada Qian, Alen & Zeroun.

Aku      : “Wihh...Seru banget si main pasirnya...Bunda boleh ikut bermainkah?”
Zeroun: “Ngga boleh..Bunda lihat aja ya disini ya”
Aku      : “yahhhh...Oke deh..Bunda lihat dari sini ya..menemani sobat SUN (nama kelas play group)

--------Mengaduk & Lempar Lemparan Pasir--------
Aku kembali ngerecokin mereka

Aku      : “Eh..Eh..teman-teman mau buat apa sih?”
Alena   : “mau bikin wangan bun”

Wangan itu bahasa jawanya selokan

Aku      : “bikin wangan supaya bisa dialiri air ya mas?”
Qian     : “iya bun..wangan..kaya didekete rumahe aku be ada”
Aku      : “wihhh....Keren”
Zeroun: “iya bikin wangan tamu bun” seru Ze menimpali sambil terus menggali pasir

Mikir sejenak -----
“Wangan Tamu?”
“Oalah...Ruangan tamu keleus bang...wkwkwkwkwkwwkwk” asli ngakak

Aku      : “Abang Ze..maksud Alen & Qian tentang wangan itu selokan sayang, bukan ruang tamu”
Abang Ze nyengir sembari melempar pasir kearahku..hahaha...

#Palingenakjadianak memang
Main pasir bisa jadi gunung, bisa jadi wangan, bahkan bisa jadi roti-rotian
Makan Es krim bisa jadi kumis-kumisan ala pak raden

Roaming diantara kalian judulnya..wkwkwwkwk

Bahagianya bisa selalu dekat dengan anak-anak :*

Lots of Love
@bundameta


Paling Enak Jadi Anak #1

Setiap hari mengamati anak-anak bermain itu rasanya seperti sedang menonton film 
Melihat mereka berlari kesana kemari, tersenyum, tertawa atas hal-hal yang mereka anggap lucu, yang menurut orang dewasa disekitarnya dianggap sama sekali tak lucu, mereka tetap ceria dan gembira.
Mengamati cara mereka menarik  perhatian orang-orang dewasa disekitarnya sungguh menggemaskan.
Mereka itu Cerdas Luar biasa.
“bunda..aku lepas kerudungnya saja ya”
“kenapa sayang” tanyaku sembari memeluk
“Sumuk ahh...” jawabnya manja sembari melepas kerudung kemudian mengibaskan rambutnya
“Ohhh....Okey sayang” aku tersenyum gemas, dan tersadar bahwa anak tersebut ingin menunjukan rambutnya yang baru dipotong
“ihh cantik sekali,,,rambutnya baru dipotong yah,,wah tambah manis ”
“hihiii...aaah...ini potong kemarin di salon bunda, sebelum dipotong dikeramasin pake air dingin terus dikeringin terus baru dipotong, jadi nggak geli ” jawabanya malu-malu tapi senang bukan kepalang karena berhasil menunjukan rambut barunya

Ahai...gimana? cerdas sekali kan mereka itu

Untuk bisa memahami anak-anak itu gampang-gampang susah.
Gampang kalau  kita mau belajar, dan ga akan susah kalau kita mau mendengar mereka lebih banyak.
Lama-lama kita akan terbiasa dan bisa memahami apa yang mereka pikirkan dan rasakan.

Ahh...Tuhan,
Aku merindukan masa kecilku dulu
*terkadang muncul pikiran “apakah aku berevolusi terlalu cepat?” hahaha...
Sungguh ingin merdeka seperti mereka
Bebas dari persepsi, dan selalu menganggap sesuatu yang baru  dilihat, dirasakan, didengar, itu begitu mengagumkan dan berkesan.
Setelah dewasa, terkadang sesuatu yang luar biasa saja terasa biasa saja.
Tak pernah puas!
Dasar! Lagi-lagi,,,,hilang syukurnya
Bahagianya bisa selalu dekat dengan anak-anak :*

Lots of Love
@bundameta